Keindahan Danau Tondano Diantara Kepungan Eceng Gondok

By 04 Des 2016, 14:37:04 WIBEkonomi dan Bisnis

Keindahan Danau Tondano Diantara Kepungan Eceng Gondok

Danau Tondano, gambar di ambil Minggu 4/11/16

TONDANO, pojoksulut.com

Danau Tondano yang menjadi salah satu sumber air utama di Sulawesi Utara ini kini sedang kritis, dulunya perairan terdangkal di danau terluas di Sulawesi Utara itu bisa mencapai 3 meter. Tetapi, sendimentasi yang hebat telah menjadikan sebagian area perairan tersebut malah telah berubah fungsi menjadi lahan kering, dan sebahagian besar lagi telah dikepung oleh eceng gondok.

Berdasarkan catatan yang ada, pada 1923 kedalaman Danau Tondano rata-rata 40 meter. Namun, pada 2011 kedalaman rata-ratanya tinggal 12 meter. pada 1934 didapati angka 40 meter. Tetapi, ketika pengukuran dilakukan kembali pada 1974, kedalamannya tinggal 28 meter.

Lalu, pada 1992, saat Pusat Penelitian dan Pengembangan Air melakukan pengukuran, kedalaman rata-rata Danau Tondano tinggal 23 meter. Pertumbuhan tak terkendali eceng gondok (Eichornia crassipes solms) membuat hampir seluruh daerah pinggiran Danau Tondano tertutupi.

Diperkirakan lebih dari 200 hektar dari 4.278 hektar luas Danau Tondano kini telah tertutupi eceng gondok. Dengan laju pertumbuhan 3 persen per hari, Danau Tondano benar-benar terancam kelestariannya.

Sejak 2009 pada Konferensi Nasional Danau di Bali, Danau Tondano memang sudah dimasukkan ke dalam daftar 15 danau kritis di Indonesia. Berbagai upaya untuk mengangkat eceng gondok dari permukaan air Danau Tondano pun sudah dilakukan, baik oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Demikian pula berbagai elemen masyarakat mencoba secara swadaya mengangkat eceng gondok tersebut. Jika upaya pengangkatan eceng gondok tersebut tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, dikhawatirkan danau ini satu saat akan menjadi kering.

Keringnya Danau Tondano akan membawa dampak yang sangat besar sebab danau ini juga menjadi sumber energi bagi PLTA Tonsea Lama dengan kapasitas produksi sebesar 14,4 megawatt, PLTA Tanggari II sebesar 19 megawatt, serta PLTA Sawangan sebesar 16 megawatt.

Di samping itu, pada sektor perikanan Danau Tondano mampu memproduksi 534 ton ikan air tawar. Kini Danau Tondano seolah "menjerit" meminta perhatian karena sedang diserang eceng gondok yang semakin tak terkendali. (Hamzah)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Informasi Apa Yang Paling Anda Sukai?
  Pemerintahan dan Politik
  Ekonomi
  Pariwisata dan Budaya
  Kesehatan
  Kuliner
  Shopping

Komentar Terakhir

  • capwhova

    Hello. And Bye. ...

    View Article
  • Pabrik Tas

    A really great post! I want to thank you for the important information you've ...

    View Article
  • HelenBip

    Revolutional update of captchas regignizing package "XEvil 4.0": captcha ...

    View Article
  • Sewa Mobil Surabaya

    Terima Kasih Info Bermanfaatnya Pak.. Salam :) ...

    View Article